Ceritaku Saat Liburan Di Kampung Halaman



Hai sobat diary, maaf jarang update. Biasalah masalah klasik, sibuk dengan rutinitas kantor. Ceritaku kali ini tentang liburan kemarin di kampung halaman. Mulai dari tanggal 13 sampai dengan tanggal 17 April 2017. Judulnya kayak mengarang bebas waktu zaman SD dulu ya? Hahaha.. Yang penting bisa cuap-cuap lagi deh ngisi diariku... mumpung lagi gak ada gangguan si kecil.

Tulisanku memang rada-rada narsis, tapi inilah aku apa adanya. Namanya aja Diary tentang sebuah perjalanan. Lagian ini untuk mengungkapkan rasa senangku, makanya gak rela untuk melewatkan moment-moment kemarin di diary ini. Moment pulkam dengan memanfaatkan libur Paskah ditempat kelahiranku. Selama 3 hari aku manfaatkan waktu untuk melepas rindu di Kampung Halaman, Upai Kotamobagu.

Ondewey Go to Kota Gorontalo

Kamis, 13 April aku dan suami start dari Kota Marisa Kabupaten Pohuwato dengan menggunakan mobil sewa. Sekitar pukul 10.00 kami dijemput di Kos Citra Mandiri. Ternyata kami penumpang yang terakhir dijemput, karena setelah naik, mobil langsung meluncur ke Kota Gorontalo.

Sepanjang jalan Kota Marisa – Gorontalo, Azka gak rewel. Dia tidur terus dipelukan ayahnya. Kami turun di Kota Isimu sekitar pukul 14.00 WITA untuk menunggu mobil berikutnya menuju Kota Kotamobagu, mobil PO. Garuda Totabuan yang khusus menyediakan rute perjalanan Gorontalo-Kotamobagu PP. Selama transit di Isimu kami berada di Rumah Makan Sederhana, RM. Rolin Jaya.

Otewe Kotamobagu

Sekitar pukul 15.30 WITA, mobil merapat menjemput kami. Cukup lama kami menunggu sampai bosan. Tak lama mengatur barang bawaan ke dalam mobil, sopir langsung tancap gas menuju Kota Komamobagu.

Perjalanan ditempuh selama 7 jam. Selama perjalanan, Azka ganti popok di Atinggola pukul 17.30 WITA karena udah B.A.B. Awalnya azka menikmati perjalananan, gak rewel dan terlihat santai berceloteh, netek sampai ketiduran.

Tetapi memasuki wilayah Bolmut kawasan Batu Meja Bolaang Mongondow Utara, sekitar pukul 20.00 WITA, Azka mulai mual, keringat dingin dan akhirnya muntah. Rupanya dia mabuk perjalanan. Baru sekali ini dia mengalami hal ini. Mungkin pengaruh isi mobil yang agak sesak. Untung rewelnya gak lama, dan wilayah ini merupakan Rest Area bagi mobil garuda jurusan Gorontalo – Kotamobagu jadi bisa langsung diatasi deh..

Sambil istirahat makan dan minum teh hangat, aku mengganti pakaian Azka yang kena muntah. Berikan azka kehangatan dengan ASI. Kasihan dia, rupanya gak tahan dengan perjalanan yang rutenya jauh.

Setelah semua penumpang selesai makan, kami pun melanjutkan perjalanan. Azka udah enjoy kembali hingga tiba di Kota Kotamobagu sekitar pukul 11 malam WITA. Capeknya...

Tiba di Rumah

Rupanya keluargaku masih menunggu kedatangan kami walau telah larut malam. Suasana pun jadi ramai dengan kedatanganku, suami dan anakku. Azka disambut bak seorang pangeran.. cieeeee... maklum mama dan papa lagi kangen-kangennya dengan Azka.

Saking capeknya kami tidur pulas malam itu ditemani dinginnya cuaca Kelurahan Upai yang terletak di ketinggian Kota Kotamobagu.

Bernostaliga dengan Kamar Bayinya

Keeskoan harinya, Jumat 14 April, Azka bermain di kamarnya yang dulu ketika baru keluar dari RS. Datoe Binangkang. Masih lengkap dengan aksesoris dan tempat tidurnya. Karena usianya memasuki 4 bulan dia telah sedikit mengerti dengan lingkungan sekitarnya. Walhasil, dia pun keheranan dengan aksesoris di dinding kamarnya yang full color, gambar pesawat, mobil polisi, dll.



Setiap bangun pagi selama kami di rumah, Azka pasti langsung bermain dan berusaha meraih gambar-gambar yang ada di dinding kamarnya.

Azka Dapat Teman Baru

Hari pertama di Upai, belum ada agenda jalan-jalan, hanya di rumah seharian bantu-bantu mama di dapur. Azka bermain bersama teman-teman seusianya sambil bergantian yang menjaganya. Untunglah tetangga disekitar rumah yang masih family juga punya anak kecil seusia Azka.
Walau masih bermain secara individual ketika berkumpul, terlihat Azka senang mendapatkan teman baru, Cahaya dan Alfi.




Belanja di Abdi Supermarket

Sekitar pukul 15.30 WITA, aku belanja kebutuhan dan keperluan Azka di Abdi Supermarket sekalian ajak Azka jalan-jalan, beli popok, sabun bayi, dll. Kami gak terlalu lama di dalam supermarket, karena Azka sangat aktif sekali menyentuh semua barang-barang dan sering berulah. Aku takut dia nanti merusak barang-barang jualan dan malah menjadi masalah.




Hmmm bandelnya....


Menjenguk Ade Albi

Sorenya, aku dan suami bersilaturahmi ke rumah teman sekelasku dulu, Ninang di Kelurahan Bilalang. Bukan hanya sekedar teman, Ninang sudah kuanggap menjadi keluarga bahkan saudaraku. Kebetulan dia punya anak bayi juga, Namanya Albi, jadi sekalian melihat anaknya. Sejak mengandung hingga bersalin aku gak pernah menjenguknya karena jarak yang sangat jauh.
Dari semua teman se-gank ku dulu, ninang yang terakhir menikah. Terakhir kami reunian pada pertengahan tahun 2016. Kangen dengan kalian semua.., yang udah sibuk dengan urusan keluarga masing-masing dan rutinitas rumah tangga  Kapan yah kita bisa ngumpul lagi.





Silaturahmi ke Biga

Sabtu, 15 April, bertepatan dengan usia Azka genap 14 bulan, kami bersilaturahmi ke rumah tanteku yang ada di Kelurahan Biga. Sepulang dari tanah suci hingga saat ini aku belum ketemu dengan tanteku.

Cukup lama disana hingga siang hari, celoteh sana sini hingga merencanakan jalan-jalan sore nanti. Balik kerumah saat Azka udah ngantuk dan mau bobok.

Jalan-Jalan ke Villa Mooat

Sorenya, kami pun jalan-jalan ke Taman Bunga Villa Mooat, tempat yang lagi viral di Bolaang Mongondow. Sekalian melihat Kebun Strawberry dan Danau Mooat. Seru-seruan bareng family tersayang sambil nikmati kuliner dan dinginnya Jalur Kaki Gunung Ambang. (Storynya baca disini)





Kuliner Tinutuan

Hari Minggu, 16 April gak ada planning lagi. Hari terakhir liburanku kali ini, makanya di rumah aja bersama mama papa ipiet. Paginya hanya jalan-jalan pagi didepan rumah trus nikmati Kuliner Tinutuan, Bubur Khas Manado di Kantin Mama Pinkan. Hmmmm buburnya enak dan bergizi lho...




Nongkrong di Texas

Seharian mama main bersama anakku. Sebenarnya rencana mama, Azka ditinggalkan dulu di Upai, biar nanti dijemput lagi minggu depannya. Suamiku belum menyetujuinya dengan pertimbangan Azka masih menetek hingga skarang ini. Sabar ya mama, ntar juga Azka diantar kesini kok kalo dia udah 3 tahunan, Insya Allah. Amin.

Bete juga seharian di rumah, sorenya kami JJS bersama adikku Ipiet nongkrong di Texas Mall Paris Kotamobagu, sekalian ngajak Azka bermain di luar rumah.




Pulang Gorontalo

Besoknya 17 April, aku bangun sekitar pukul 05.00 pagi ntuk nyiapin semua keperluan kami di jalan nanti saat otewe Kota Gorontalo. Siapin barang-barang bawaan lainnya. Sepagi itu? Iya, karena kami pulang naik Bus AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) Jaya Indah. Startnya jam 7.30 tepat, jadi harus stand by sepagi ini.

Setelah semuanya siap, pukul 6 lewat sedikit, kami otewe ke Terminal Mongkonai, diantar pakai mobil oleh papaku. Mama dan ipiet pun turut serta ke Terminal Mongkonai. Selamat tinggal mama, papa, ipiet. Sampai jumpa lagi di liburan berikutnya. Doakan yana dan keluarga sehat-sehat terus... Amin.




Selfie disamping Sopir Bus AKAP. Suamiku gak mau berpose, hehe

Bus berangkat tepat waktu. Alhamdulillah kami dapat tempat duduk disamping Sang Sopir Bus AKAP, terlihat lebih luas dari tempat duduk lainnya sehingga anakku gak mabuk lagi di perjalanan.

Tiba di Terminal Isimu Kabupaten Gorontalo sekitar pukul 14.00 WITA. Melanjutkan lagi sisa perjalanan yang masih 4 jam lagi ke Kota Marisa. Suami memesan mobil via handphone dan nanti dijemput sekitar pukul 16.30 WITA. Lamanya menunggu. Selama diperjalanan ke Marisa diguyur hujan. Tiba di Marisa sekitar jam 9 malam. Langsung beres-beres barang bawaan, dan cusssss teparrrrrrr ngilangin capek. Cos besoknya start ngantor lagi. 

2 komentar:

  1. mbaaaa.... itu kok lucu sih hiasan dinding yg dikamar anaknya? pake walpaper apa stiker ya? mupeng aku liatnya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo backgroundnya dilukis suamiku, yg gambar-gambar mobil dan pernak perniknya itu kayak stiker, tapi agk tebal... maaf telat responnya.. hehe..

      Hapus

Blogger Perempuan