Menikmati Asrinya Alam Desa Bubohu Bongo, Desa Wisata Religi di Gorontalo



Hai.. sebelumnya aku ucapkan Selamat Tahun Baru 2014 ya buat teman-teman Diary Naya. Smoga ditahun ini apa yang dicita-citakan segera terwujud. Amin..

Ceritaku kali ini tentang Tempat Wisata yang menarik di Gorontalo. Sebuah desa dengan nuansa alam yang natural serta penduduknya yang ramah-ramah, yakni Desa Wisata Religi Bubohu, Bongo Kabupaten Gorontalo.

Aku berkesempatan mengunjungi tempat ini bersama suamiku pada hari Minggu tanggal 29 Desember 2013. Itupun karena ada 2 hajatan besar yang digelar di lokasi ini.. Kalo gak salah perayaan Walimah Maulid Nabi dan kegiatan Jambore Fotografi Gorontalo.

Kebetulan suamiku yang hobinya jepret-jepret ikut event ini dan akupun ikutan kesana... Senang rasanya bisa ke lokasi wisata religi ini...


Narsis bersama suami dan teman-temannya

Apa saja yang ada di Desa Wisata Religi Bubohu Bongo Gorontalo? Berikut aku sharing disini ya? Siapa tau ada teman blogger yang mau ketempat ini.

Desa wisata Bongo mempunyai banyak nilai sejarah dan keunikan budaya di Provinsi Gorontalo. Keramahan penduduknya dan suasana alam yang asri sangat terasa begitu teman-teman mengunjungi desa ini.

Ada banyak obyek bisa dinikmati di sini, pokoke gak akan nyesal berkunjung ke Desa Religi Bongo deh, dijamin sangat menyenangkan. 

  1. Yang pertama, Pesantren alam yang dirimbuni pepohonan ringan, dengan dua kolam renang berbentuk unik, bernama Kolam Santri dan Kolam Asmaul Husna, bisa diakses cuma-cuma oleh siapapun. Pesantren ini dihuni oleh 600 santri yang terdiri dari penduduk setempat, selain agama, pelestarian kebudayaan juga turut diajarkan.


    Kolam Asmaul Husna di Desa Wisata Religi Bongo


  2. Di tempat yang sama, juga terhampar ratusan fosil kayu yang ditata serupa karya instalasi seni, yang dinamakan sebagai Museum Fosil Kayu.
  3. Masjid Walima Emas, berdiri tersendiri di atas bukit berketinggian sekitar 250 kaki di atas permukaan laut. Pengunjung diajak menyaksikan pemandangan menakjubkan, berupa hamparan luas samudera dan perbukitan dengan pemukiman penduduk serta jejeran perahu nelayan di bawahnya. Masjid berukuran kecil sekitar 10m persegi ini terdiri dari dua lantai, lantai kedua langsung beratapkan langit. Kubah masjid berbentuk Walima yang terang dan bersinar ketika menjelang malam.




  4. Masih satu lokasi dengan Masjid Walima Emas, Di sisi tangganya dibangun Kalender Hijriyah yang diklaim terbesar di dunia, berupa jejeran balok –balok semen berukuran besar yang diberi nama bulan dalam sistem penanggalan Islam. Unik kan? 
  5. Selain Kolam Santri dan Kolam Asmaul Husna,  terdapat sebuah kolam dengan air pegunungan alami, yang dingin dan sejuk. Namanya Kolam Miem. Kolam yang terletak di puncak bukit dan bersebelahan dengan Masjid Walima Emas.
  6. Yang punya hobby dan suka petualangan dan outbond, di Desa Bubohu Bongo pun alamnya pas untuk kegiatan ini. Dengan memanfaatkan pesona Gunung Tidur dan Pantai Dulanga dengan pesona alamnya yang eksotik.
  7. Pasar Subuh, Pasar tradisional di Desa Bubohu, yang sampai saat ini sebagian pedagang dan pembelinya masih menggunakan sistem barter atau metode pertukaran barang dengan barang.
  8. Budaya Walimah. Ini nih yang spektakuler. Jika ingin melihat keunikan budaya ini, sebaiknya berkunjung pada saat perayaan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, atau pada setiap tanggal 12 Rabiul Awal.

Menarik bukan? Beruntungnya aku akhir tahun 2013 kemarin bisa menyaksikan semuanya, termasuk Wisata Budayanya yang mendunia.

Dimanakah Desa Religi Bubohu Bongo?

Desa Bongo terletak di pesisir teluk tomini, berbatasan langsung dengan wilayah Kelurahan Tanjung Kramat Kota Gorontalo.

Jarak tempuh ke Desa Wisata Religius Bubohu dari Bandara Jalaluddin Gorontalo hanya memakan waktu hampir 2 jam. Jarak dari ibukota Provinsi Gorontalo dapat di tempuh dengan waktu lebih kurang 20 menit dengan menggunakan kenderaan roda dua dan roda empat.

Jalanan berliku – liku serta menanjak di lereng bukit akan menemani selama perjalanan. Menuju ke Desa Bongo, teman-teman akan menyaksikan panorama alam Pesisir pantai Kelurahan Tanjung Kramat yang indah dan pemandangan alam Teluk Tomini yang terhampar luas.

Bagi Anda yang ingin menghabiskan waktu liburan panjang, tidak perlu khawatir, karena di daerah ini Anda bisa tinggal ataupun menginap di sekitar desa. Walaupun dari luar terlihat seperti rumah adat dan rumah warga, tetapi di dalamnya terdapat fasilitas yang cukup memuaskan dan sangat nyaman.




Direkomendasikan untuk berkunjung kesini saat perayaan Maulid Nabi. Hari-hari lainnya pun boleh, tapi teman-teman gak bisa menyaksikan Budaya Maulid Nabi.

So, jangan lewatkan kesempatan mengunjungi Desa Wisata Religi Bongo apabila Anda sedang berkunjung ke Provinsi Gorontalo.

2 komentar:

Blogger Perempuan