Mengapa Kalau Sempat? Kenapa Kita Tidak Lebih Serius Siapkan Bekal

Pidato BJ Habibie viral. Mantan Presiden RI ini menuliskan tentang kisah hidupnya.

SAAT KEMATIAN ITU KIAN DEKAT.

KALAULAH SEMPAT ? Renungan untuk kita semua !!!!
--------------------
(Ketika BJ Habibie berpidato di Kairo, beliau berpesan "Saya diberikan kenikmatan oleh Allah ilmu technology sehingga saya bisa membuat pesawat terbang, tapi sekarang saya tahu bahwa ilmu agama itu lebih manfaat untuk umat Islam. Kalo saya disuruh memilih antara keduanya maka saya akan memilih ilmu Agama." )


Sepi penghuni...
Istri sudah meninggal...
Tangan menggigil karena lemah...
Penyakit menggerogoti sejak lama...
Duduk tak enak, berjalan pun tak nyaman... Untunglah seorang kerabat jauh mau tinggal bersama menemani beserta seorang pembantu...

3 anak, semuanya sukses... Berpendidikan tinggi sampai ke luar negeri...
» Ada yang sekarang berkarir di luar negeri...
» Ada yang bekerja di perusahaan asing dengan posisi tinggi...
» Dan ada pula yang jadi pengusaha ...
» Soal Ekonomi, saya angkat dua jempol
» Semuanya kaya raya...

Namun....
Saat tua seperti ini dia 'Merasa Hampa', ada 'Pilu Mendesak' disudut hatinya..

Tidur tak nyaman...
Dia berjalan memandangi foto-foto masa lalunya ketika masih perkasa & enegik yang penuh kenangan

Di rumah yang besar dia merasa kesepian, tiada suara anak, cucu, hanya detak jam dinding yang berbunyi teratur...

Punggungnya terasa sakit, sesekali air liurnya keluar dari mulutnya....
Dari sudut mata ada air yang menetes.. Rindu dikunjungi anak-anaknya

Tapi semua anaknya sibuk dan tinggal jauh di kota atau negara lain...
Ingin pergi ke tempat ibadah namun badan tak mampu berjalan....

Sudah terlanjur melemah...

Begitu lama waktu ini bergerak, tatapannya hampa, jiwanya kosong, hanya gelisah yang menyeruak...
Sepanjang waktu ....

Laki-laki renta itu, barangkali adalah Saya... Atau barangkali adalah Anda yang membaca tulisan ini suatu saat nanti_
Hanya menunggu sesuatu yg tak pasti...
Yang pasti hanyalah KEMATIAN.
Rumah Besar tak mampu lagi menyenangkan hatinya...
Anak Sukses tak mampu lagi menyejukkan rumah mewahnya yang ber AC...
Cucu-cucu yang hanya seperti orang asing bila datang...
Asset-asset produktif yang terus menghasilkan, entah untuk siapa?

Kira-kira jika malaikat 'Datang Menjemput', akan seperti apakah kematian nya nanti.

Siapa yang akan memandikan ?

Dimana akan dikuburkan ??

Sempatkah anak kesayangan dan menjadi kebanggaannya datang mengurus jenazah dan menguburkan?

Apa amal yang akan dibawa ke akhirat nanti?
Rumah akan di tinggal, aset juga akan di tinggal pula...
Anak-anak entah apakah akan ingat berdoa untuk kita atau tidak ???
Sedang ibadah mereka sendiri saja belum tentu dikerjakan ???
Apa lagi jika anak tak sempat dididik sesuai tuntunan agama???
Ilmu agama hanya sebagai sisipan saja...

'Kalau lah Sempat' menyumbang yang cukup berarti di tempat ibadah, Rumah Yatim, Panti Asuhan atau ke tempat-tempat di Jalan Allah yang lainnya...

'Kalau lah Sempat' dahulu membeli sayur dan melebihkan uang pada nenek tua yang selalu datang......

'Kalau lah Sempat' memberikan sandal untuk disumbangkan ke tempat ibadah agar dipakai oleh orang yg memerlukan.....

'Kalau lah Sempat' membelikan buah buat tetangga, kenalan, kerabat dan handai taulan......

Kalau lah kita tidak kikir kepada sesama, mungkin itu semua akan menjadi 'Amal Penolong' nya ......

Kalaulah dahulu anak disiapkan menjadi 'Orang yang Shaleh', dan 'Ilmu Agama' nya lebih diutamakan

Ibadah sedekahnya di bimbing/diajarkan & diperhatikan, maka mungkin senantiasa akan 'Terbangun Malam', 'Meneteskan Air Mata' mendoakan orang tuanya.

Kalaulah sempat membagi ilmu dengan ikhlas pada orang sehingga bermanfaat bagi sesama...

"KALAULAH SEMPAT"

Mengapa kalau sempat ?
Mengapa itu semua tidak jadi perhatian utama kita ?  Sungguh kita tidak adil pada diri sendiri. Kenapa kita tidak lebih serius

Menyiapkan Bekal untuk menghadap-NYA dan 'Mempertanggung Jawabkan' kepadaNya?
Jangan terbuai dengan 'Kehidupan Dunia' yang  bisa  melalaikan.....

Kita boleh saja giat berusaha di dunia....tapi jadikan itu untuk bekal kita pada perjalanan panjang & kekal di akhir Hidup kita.

(Yang menulis & menyebarkan catatan ini semoga menjadi sodaqoh ilmu & ladang amal Shaleh)

Teruslah menjadi Pejuang Dakwah dan menabur Kebajikan selama hayat masih dikandung badan meski hanya sepotong pesan.

Semoga Bermanfaat...!


#CopasGroupWhatsApp

Doa dan Donasi Bantu Adik Khayra Implan Koklea Untuk Bisa Mendengar

LA HAWLA WALA QUWWATA ILLA BILLAH
"Tiada suatu bencanapun yang terjadi di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfudz) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah" (QS. AL HADID : 22)

Assalamuaikum Sahabat Diaryku...
Tak sadar menetes air mata ini ketika membaca postingan salah satu sahabat di Facebook, Greysinta Lahami.
Ujian ini dari-Mu, maka kuatkanlah mereka ya Rabb

Adik Khayra sedang menjalani
Tes BERA (Brainstem Evoke Response Audiometry)

Berikut isi Postingannya

YUK, BANTU ADIK KHAYRA IMPLAN KOKLEA UNTUK BISA MENDENGAR (205 JUTA UNTUK SEPASANG KOKLEA)

Khay, anakku DISABILITAS PENDENGARAN BERAT.

Bermula dari kecurigaan kami, Khay sudah menginjak umur 1 tahun 4 bulan tapi belum bisa mengucapkan 'Mama Papa', terlebih jika dipanggil namanya dia tidak pernah menoleh. Saya dan suami memutuskan membawanya ke dokter THT, tapi di Gorontalo alat untuk mendeteksi pendengaran sedang rusak, sampai akhirnya kami dirujuk ke salah satu rumah sakit di Makassar. Di sini kami menjalankan serangkaian pemeriksaan.

Telinga manusia terbagi menjadi 3 bagian : telinga luar, telinga tengah, dan telinga dalam. Setelah diperiksa telinga luar dan telinga tengah Khay normal dan dalam kondisi sangat baik, namun disinilah permasalahannya, telinga dalam Khay hampir tidak berfungsi.

Yang seharusnya Koklea dalam telinga mengubah bunyi dari getaran mekanik menjadi sinyal untuk diteruskan ke otak TIDAK BEKERJA sebagaimana mestinya.

Selanjutnya Khay menjalankan Tes BERA (Brainstem Evoke Response Audiometry) untuk melihat respon otak setiap kali mendengar suara yang dihasilkan oleh mesin. Kehendak Allah, Khay hanya bisa merespon dan mendengar suara diatas 110 dB (sejenis suara pesawat terbang), sementara suara percakapan sehari-hari berkisar antara 20-60 dB. Itu artinya anak saya sejak lahir belum pernah mendengarkan suara, suara saya, suara ayahnya, suara burung, suara mobil, dll.

Sampai saat ini anak saya tidak tau apa itu 'bunyi'! (bahkan untuk menuliskan ini air mata saya tidak berhenti menetes). Diagnosa dokter, Kemungkinan anak saya terserang Virus Rubella ketika hamil yang akhirnya menggangu perkembangan telinga Khay ketika dalam kandungan.

Solusi yang ditawarkan dokter adalah IMPLAN KOKLEA yang harga alatnya yang paling murah sebesar Rp 205.000.000. Ya Allah, darimana kami mendapatkan uang sebesar itu? Sementara kami hanya bekerja sebagai tenaga kontrak.

Tak ada daya dan upaya yang bisa kami lakukan, kecuali berdoa kepada Allah, dan tentu saja berikhtiar dengan meminta bantuan dari teman-teman sekalian, sekiranya ada yang mau dan ikhlas memberikan donasi untuk anak saya Khay.

Saya hanya berharap anak saya Normal, bisa mendengar dan mengenali suara Ayah dan Ibunya sebagaimana normalnya anak Bapak dan Ibu.

Mohon donasinya Bapak dan Ibu ke rekening

BRI : 5154-01-019175-53-3

Moh. Noor Aminuddin Akuba
BNI : 0272231867

Greysinta Lahami

Jazaakumullahu Khayran.

***

Doa dan Donasi Bantu Adik Khayra Implan Koklea Untuk Bisa Mendengar


Insya Allah diberikan kemudahan dan kesembuhan untuk dede Khay, Selalu berikan kesabaran yang luar biasa untuk papa mama khay. Aamiin..

Yuk sobat diary, bantu adik Khayra Implan Koklea untuk bisa mendengar. Mohon bantuan doa dan donasinya, semoga apa yang kita sumbangkan bermanfaat untuk kesembuhan Adik Khay.

Sumber : https://facebook.com/greysinta.lahami.5/posts/809747199369718

Selamat Tahun Baru Diary, Ini Resolusi Kecilku di Tahun 2019

Tak terasa udah tahun 2019 ya? 12 tahun aku bersama diaryku, hmm.. cukup lama juga, walaupun semuanya gak terekam disini, namun diary ini sedikitnya menjadi penawar rindu pada masa-masa laluku.

Selama 12 tahun bersama Diary, ternyata kusadari tak banyak yang aku ketahui tentang blog selain menulis "acak-acakan", upload foto di blog lalu publish, kemudian blogwalking ke blog teman-teman.

Mengenai fitur dan segala "tetek bengek" di diary yang berplatform blogspot ini, sepenuhnya dibawah kendali dan kreatifitas suamiku tercinta. Tema pink blog ini, koding entah apalah namanya, maintenance, dan lain-lain sebagainya, suamiku yang berperan disini....


Ahhh.. jadi ngelantur.. katanya mau cerita resolusi, malah jadi cerita gono gini gak penting. Ok sip, kembali ke judul ya?

Bila ditanya orang mengenai harapanku di tahun 2019 ini, kayaknya aku masih bingung juga, dan pasti akan mengatakan tidak tahu, atau belum dipikirkan, atau belum terbayang...

Mengalir sajakah tanpa ada planning? Kalo teman-teman apa jawabannya? Jawaban tidak tahu, belum dipikirkan, belum terbayang, itu jawaban normatif. Tetapi menjadikan Anda orang yang selalu ragu dan tidak mempunyai terobosan untuk menjadi lebih baik.

Terkadang dipikiranku sering merasa harus mencambuk diri sendiri untuk bekerja lebih dari pencapaian tahun kemarin yang biasa-biasa saja. Misal, katakanlah aku seorang blogger, jadi aku harus pastikan lebih banyak menulis lagi agar semakin banyak kenangan yang tersimpan di diary ini dan siapa tahu dilirik oleh seorang sutradara dan akan dijadikan sebuah film, hihihi.. namanya juga resolusi. Ahh.. gak gitu juga kali ya?

Setiap orang selalu berharap lebih baik. Resolusi harus diingat sebagai pemicu semangat agar paling tidak ada yang mampu diwujudkan. Jika resolusi tidak pernah terwujud karena tidak ada aksi, tidak ada usaha keras untuk menggapainya namanya hanya berkhayal. Percuma buang - buang waktu untuk berkhayal kalau hanya merajut mimpi- mimpi tetapi tidak pernah bisa mewujudkannya. Resolusi harus dikejar untuk mendorong semangat agar tercapai target yang semula tercatat sebagai deretan harapan dan akhirnya bisa terlaksana karena ada aksi dan ada usaha keras untuk menggapainya. Iya gak?

Resolusiku di tahun 2019 cukup sederhana saja.

Yang pertama dan yang utama, akan menjadi ibu yang lebih baik lagi bagi anak-anakku dan istri yang lebih baik lagi bagi suamiku. Terkadang aku suka marah-marah gak jelas pada mereka hanya karena terlalu capek dengan rutinitas di kantor. Insya Allah bisa menjadi Ibu dan Istri yang lebih baik lagi, lebih sabar lagi.... Aaamiiinnn ya Robb.. Aku ingin jadi tipe ibu seperti ini bagi anak-anakku.



Resolusiku yang kedua, akan mengurangi aktifitas di Media Sosial, utamanya facebook dan akan lebih aktif lagi ngeblog. Nah ini yang paling sulit kayaknya. Hidup tanpa medsos bagaikan makan tanpa lauk, hehe..

Suamiku pernah berkata, daripada main facebook, instagram, twitter mending ngeblog saja biar bisa nambah penghasilan. Boleh main medsos, asalkan posting hal-hal yang bermanfaat, misal jualan online atau jadikan medsos sebagai tempat sharing postingan blog daripada membuat status-status gak penting.

Yang terakhir, jika tahun 2018 masih suka dan sering mengeluh dan sering alpa dalam beribadah, Insya Allah ditahun 2019 ini bisa lebih banyak mengucap syukur dan lebih rajin dalam beribadah. Terkadang aku berpikir, di 2018 kemarin bahkan di tahun-tahun sebelumnya, aku terlalu sering mengabaikan salat 5 waktu, karena kesibukan kantor :(

Segini aja tulisanku di awal 2019 ya? Resolusiku gak banyak-banyak. Cukup dengan 3 (tiga) resolusi ini, semoga 2019 akan lebih baik lagi buatku dan keluarga kecilku. Amin ya Rabb...

Resolusi teman-teman apa? Yuk sharing di komentar....







Rejekimu Tak Akan Habis Hanya Karena Rajin Bersedekah



Sobat Diary...
Bacalah "Sebuah Nasehat" pendek ini sampe selesai...
Anggap saja ini tausiyah akhir tahun 2018 dan menyambut tahun 2019

Sobat Diary...
Jangan perdulikan jasadmu yang akan busuk dan hancur!! ...
Kaum muslimin akan melaksanakan kewajiban mereka :

1. Memandikanmu
2. Mengkafanimu
3. Menyolatimu
4. MENGUBURKANMU

Yakinlah!!! bahwa, Dunia tidak sedih karena KEMATIAN mu

~ Alam semesta tidak berduka atas kepergian mu.!
~ Segala sesuatu akan berjalan seperti biasa dan tidak berubah dengan perpisahan mu.!!
~ Perekonomian akan terus berputar.!
~ Pekerjaanmu, akan digantikan orang lain!
~ Hartamu akan pindah tangan secara halal kepada ahli waris.!

Sementara ​Anda yang akan di HISAB atas segala sesuatu hingga perkara yang besar sampai dengan hal-hal yang paling kecil.!!

Sobat Diary...
Yang pertama lepas dari mu adalah namamu..
Saat Anda meninggal dunia: Orang-orang bertanya, "​​Dimana MAYATnya?"​​ Mereka tidak lagi memanggilmu dengan namamu.. Namamu tinggal kenangan belaka.

Ketika mereka akan mensholati, mereka bilang, "​Bawa sini JENAZAHnya.!!!​"​ Mereka tidak lagi menyebutkan namamu, apalagi gelarmu.. Betapa cepat namamu hilang berlalu....​

Ketika mereka akan menguburkanmu, mereka berkata, "​Dekatkan MAYITnya.!!"​ tanpa menyebutkan namamu..

KARENA ITU...

Janganlah tertipu oleh kehormatan, status sosial dan kelebihan kelompokmu..!!
Jangan terperdaya oleh kedudukan, jabatan dan nasab keturunanmu...!!

Alangkah sepelenya dunia ini... dan betapa besar apa yang akan kita hadapi...​

Kesedihan orang atas kepergianmu ada 3 :

  1. Orang yang mengenalmu sepintas akan mengatakan, "​​Kasihan...!!"​​
  2. Teman dan sahabatmu akan bersedih beberapa saat atau beberapa hari, kemudian mereka kembali pada rutinitas dan canda tawa mereka..
  3. Kesedihan mendalam di rumah... Keluargamu akan bersedih sepekan... satu-dua bulan atau hingga satu tahun... Kemudian mereka akan meletakkanmu dalam album kenangan...

Demikianlah...

Kisahmu diantara manusia telah berakhir...

Anda hanya tinggal ​ALBUM KENANGAN​.

Kisahmu yang sebenarnya baru dimulai... bersama sesuatu yang nyata, yaitu: ​Alam Akhirat​

Telah lepas darimu :

1. Ketampanan/Kecantikan
2. Harta, Rumah
3. Kedudukan/Jabatan
4. Anak
5. Istri/Suami

Sobat Diary...
​Kehidupanmu yang sesungguhnya baru dimulai​

Pertanyaannya sekarang adalah :
​Apa yang telah Anda siapkan untuk kubur dan akhirat mu.????? Ini adalah KENYATAAN yang akan terjadi dan perlu direnungkan.!!​
​Check ibadahmu... yang wajib dan yang sunnah​..
​Check Amal sholeh dan Sedekah​ mu..
​Check perilaku dan tingkah laku mu..
​Semoga kita semua menyiapkan bekal untuk kehidupan yang kekal.. Dan Selamat di Akhirat..

Sobat Diary...
Jika Anda membantu mengingatkan orang lain dengan menyebar Nasehat ini... ​InsyAllah...​ Anda akan dapatkan buah dari peringatan Anda ini dalam timbangan amal kebaikan pada hari Kiamat.

Allah berfirman :

وذكّر فإن الذكرى تنفعُ المؤمنين

"Dan berilah peringatan! karena peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang beriman"

Sobat Diary...
Kenapa Mayit memilih : ​"Sedekah"​ jika kembali ke dunia? Sebagaimana firman Allah :

رب لولا أخرتني إلى أجل قريب: ‼فأصدق‼

"Ya Allah! jika Engkau tunda ajalku sebentar saja, niscaya aku akan bersedekah"​

Mereka tidak mengatakan :
- Niscaya Aku akan Haji/Umroh..
- Niscaya Aku akan Shalat..
- Niscaya Aku akan Puasa..

Para ulama menjelaskan : "Mayit hanya mengatakan SEDEKAH, karena dia melihat dampak sedekah yang sangat besar setelah kematian"

Sobat Diary...
Maka ​perbanyaklah sedekah​...

Untuk saat ini bersedekahlah dengan cara menyebarkan postingan nasehat ini pada teman-teman, saudara-saudara ​dengan niat karena Allah, Aamiin Yaa Robbal 'aalamiin.

Yukk, Budayakan Sedekah
Semoga NASEHAT kecil ini BERMANFAAT...


***
sumber: GroupWhatsApp
gambar: medium.com

Resep Dan Cara Membuat Kue Nastar Keju Untuk Hari Raya Idul Fitri

Tak terasa 10 (sepuluh) hari lagi Lebaran idul fitri 2018 tiba. Pasti teman-teman sudah ada persiapan menjelang Lebaran yang dilakukan di rumah, mulai dari membersihkan rumah terutama dalam menyediakan kue kering untuk disajikan kepada keluarga dan kerabat yang bersilaturahmi.

Mengulas tentang Kue Lebaran Idul Fitri, ada 1 jenis kue yang sangat aku favoritkan. Namanya Kue Nastar Keju. Seperti apa dan bagaimana Kue Nastar, dan mengapa disebut Kue Nastar?

Kue Nastar merupakan sejenis kue kering dari adonan tepung terigu, mentega dan telur yang diisi dengan selai buah nanas. Asal katanya dari bahasa Belanda ananas dan taart, makanya disebut Ananastart, dan lama kelamaan menjadi Nastar.

Bentuk kue ini bulat-bulat dengan diameter sekitar 2 cm, di atasnya sering dihias dengan potongan kecil kismis atau cengkeh, termasuk keju yang diparut. Hmmm.. pasti renyah ya sobat diary?


Pada dasarnya, kue ini di terdiri dari 2 macam, yaitu Resep Kue Nastar Nanas Spesial dan Nastar keju yang berbentuk bulat dan Kue Nastar Keranjang yang berbentuk seperti keranjang dan kelihatan isi selainya. Namun, prinsipnya ketiga macam Resep Kue Nastar Empuk di atas mempunyai bahan bahan yang dibutuhkan hampir sama. Bukan itu saja cara membuat nastar tadi juga hampir sama.

Selain rasanya yang empuk, manis dan gurih, kue kering yang satu ini juga merupakan salah satu simbol yang wajib ada di saat Hari Raya Idul Fitri ataupun hari besar lainnya. Bahkan mungkin bisa seperti hidangan kue lebaran yang wajib ada buat masyarakat muslim yang merayakannya. Selain memang rasanya yang sangat enak, bentuknya yang cukup kecil yang pas masuk ke dalam mulut juga menjadikan Kue Nastar di sukai banyak orang.

Yuk, kita buat sama-sama Kue Nastar Keju yang empuk lezat dan bergizi. Berikut Resep dan langkah-langkah membuatnya :

Resep Kue Nastar Keju
Bahan adonan yang diperlukan
  • 600 gr terigu
  • 250 gr mentega/butter
  • 200 gr keju, parut halus
  • 100 gr margarin
  • 100 gr gula halus
  • 4 kuning telur
  • 2 sdm susu bubuk full cream
Bahan olesan dan isi resep kue nastar keju
  • 50 gr keju, parut agak kasar untuk taburan
  • 4 kuning telur dan sedikit madu untuk olesan
  • Selai nanas untuk isian
Cara membuat kue nastar keju
  • Masukan bater, margarin dan gula halus kedalam wadah. lalu aduk mengunakan spatula sebelum dimikser.
  • Mikser adonan dengan kecepatan rendah hingga tercampur rata dan berubah warna menjadi lebih pucat
  • Masukan empat kuning telur kedalam adonan, lalu aduk menggunakan spatula
  • Masukan setengah keju parut. kemudian masukan tepung terigu bertahap menggunakan sendok.
  • Masukan kembali setengah keju parut, lalu tambahkan susu bubuk full cream dan terus aduk hingga adonan menjadi kalis atau tidak menempel pada wadah atau spatula. jika adonan di rasa kurang kalis boleh tambahkan lagi tepung terigu.
  • Siapkan selei nanas yang sudah dibentuk bulat-bulat kecil sebagai isi adonan nastar
  • Bentuklah adonan nastar mengunakan rolling pin sesuai dengan ketebalan yang anda inginkan, lalu cetak menggunakan gelas.
  • Letakan selai nanas ditengah adonan, kemudian tutup selai nanas dengan adonan hingga tertutup sempurna, selanjutnya bulatkan adonan dengan gerakan melingkar.
  • Letakan adonan nastar di atas loyang yang sudah dilapisi kertas roti. beri jarak secukupnya agar tidak saling menempel saat dipanggang.
  • Untuk olesan permukaan kue nastar, siapkan kuning telur yang diberi sedikit madu yang berfungsi untuk mempercantik tampilan kue nastar menjadi kuning keemasan.
  • Oles rata permukaan nastar dengan menggunakan kuas kecil, lalu taburi dengan keju parut sebagai hiasan.
  • Masukan loyang kedalam oven yang telah dipanaskan terlebih dahulu kurang lebih 20 menit dengan api sedang.
  • Keluarkan kue nastar yang sudah matang dari oven kemudian letakan dan dinginkan. pendinginan ini bertujuan agar kue nastar tidak lembab dan berjamur.
  • Setelah lima menit, kue nastar bisa disimpan dalam toples.
Gimana sobat diary? Membuat Kue Nastar Keju yang gurih dan renyah ternyata sangat mudah kok dan bisa kita praktekkan sendiri di rumah. Soal rasanya, dijamin pasti akan menjadi kue favorit keluarga Anda dengan rasanya yang gurih dan renyah di Lebaran Idul Fitri 2018.

Semoga tulisan ini bermanfaat.

Resep dan Cara Membuat Bubur Pedas Khas Melayu Sambas

Jika Anda berkunjung ke daerah Sambas, Kalimantan Barat, pasti akan menjumpai menu hidangan yang satu ini di warung makan khas melayu, namanya Bubbor Paddas atau Bubur Pedas.

Sobat Diary, makanan khas melayu sambas ini terbuat dari berbagai macam sayur yang diiris halus serta di beri bumbu dari beras yang sudah dihaluskan serta diberi santan kelapa sehingga menghasilkan citarasa masakan yang unik dan lezat.

Di daerah lain di Indonesia terutama yang kental dengan masakan suku melayu, makanan bubur pedas ini bisa ditemukan dengan nama yang sama yaitu bubur pedas tetapi dengan ciri khas yang berbeda, seperti misalnya di kota medan, tanjung balai karimun, melayu deli, dan daerah pulau tujuh provinsi kepulauan riau.

Ciri khas bubur pedas sambas adalah tidak adanya campuran mie, berbeda dengan daerah kepulauan riau yang menambahkan mie ke dalam bubur pedasnya.


Konon katanya, zaman dahulu bubur pedas ini disajikan di kerajaan, dan merupakan cerminan budaya yang kental di kerajaan Melayu. Walaupun namanya bubur pedas tetapi masakan ini tidak seperti namanya karena untuk menikmatinya sambalnya sudah dipisahkan seperti layaknya bakso ataupun soto.

Selain menjadi salah satu menu andalan di warung milik orang Melayu, bubur yang kaya akan gizi ini mudah ditemui di tempat orang berjualan ta’jil saat bulan Ramadhan. Nah, mumpung mau bulan Ramadhan, yuk kita coba buat kuliner ini untuk santapan keluarga kita.

Bubur Pedas ini memang unik, tanpa membubuhkan sambal, kita tidak akan merasakan pedas sama sekali, malah cenderung bertekstur gurih dan segar. Makin penasaran seperti apa lezatnya Bubur Pedas serta bagaimana cara membuat kuliner Bubur Pedas khas Sambas, Kalimantan Barat? Gak perlu berlama-lama lagi, berikut Resep dan langkah-langkahnya :

Resep Bubur Pedas Khas Sambas
Bahan-bahan yang diperlukan
  • 500 gram beras, cuci bersih, tiriskan
  • 200 gram kelapa parut
  • 300 gram tetelan sapi atau daging ayam
  • 10 lonjor kacang panjang, potong-potong
  • 2 buah wortel, potong dadu
  • 100 gram ubi jalar, potong dadu
  • 2 ikat kangkung, potong-potong
  • 100 gr tauge
  • 100 gr rebung, diiris tipis-tipis
  • Dan tentunya jangan sampai ketinggalan
  • 3 ikat pakis, ambil daun dan pucuknya, iris tipis-tipis
  • 100 gram daun kesum, diiris tipis-tipis
  • 2000 cc air
Bahan bumbu bubur pedas
  • 4 lembar daun salam
  • 2 batang serai, memarkan
  • 4 cm lengkuas, memarkan
  • 6 butir bawang merah, haluskan
  • 2 siung bawang putih, haluskan
  • 2 buah cabai merah, haluskan
  • 1/2 sendok teh merica, haluskan
Bahan bumbu pelengkap
  • 200 gram kacang tanah, goreng
  • 100 gram ikan teri, goreng
  • Bawang goreng
  • Kecap manis
  • Jeruk limau
  • Sambal cair dari cabe rawit
Cara membuat bubur pedas sambas
  • Sangrai beras sampai kekuning-kuningan, tumbuk halus
  • Sangrai kelapa parut, tumbuk halus
  • Siapkan air, rebus tetelan hingga matang.
  • Masukkan bumbu halus, daun salam, serai, lengkuas. Aduk-aduk.
  • Tambahkan beras tumbuk, aduk-aduk
  • Masukkan wortel, kacang panjang, kangkung, ubi jalar, pakis dan daun kesum. Aduk-aduk, masak dengan api kecil hingga matang, angkat.
  • Sajikan bersama bahan pelengkap untuk taburan antara lain kacang tanah, ikan teri, bawang goreng. Kecap, sambal, jeruk limau, lebih baik disediakan terpisah agar bisa ditambahkan sesuai selera masing-masing.

Selamat bereksperimen membuat Kuliner Bubur Pedas khas Sambas, semoga akan menjadi menjadi menu favorit keluarga pada Ramadhan nanti dengan rasanya yang gurih dan lezat. Ehh iya, kuliner ini lebih enak disantap saat masih hangat. Semoga bermanfaat.

Alhamdulillah Telah Lahir Putra Kedua Kami


بَارَكَ اللهُ لَكَ فِي الْمَوْهُوْبِ لَكَ ، وَشَكَرْتَ الْوَاهِبَ ، وَبَلَغَ أَشُدَّهُ ، وَرُزِقْتَ بِرَّهُ

“Semoga Allah memberkahi untukmu anak yang diberikan kepadamu.
Semoga engkau pun bersyukur kepada Sang Pemberi, dan dia
dapat mencapai dewasa, serta engkau dikaruniai kebaikannya.”


Alhamdulillah hirobbil alamin...

Telah lahir dengan selamat Putra kedua kami pada hari Senin, Tanggal 2 April 2018 (15 Rajab 1439 H) di Rumah Sakit Ibu Dan Anak Kasih Fatimah, Kota Kotamobagu, Provinsi Sulawesi Utara pada pukul 07.00 WITA melalui operasi sesar, dengan BB 2,9 Kg, panjang 47 cm.

Semoga Allah memberi berkah kepadamu Anakku, dan semoga Allah memberi berkah atasmu.

Dan aku meminta perlindungan untuknya kepada-Mu dan juga untuk anak keturunannya dari syaitah yang terkutuk. Amin.



Mohon do’anya semoga putra kedua kami tumbuh sehat dan cerdas, diberi kesehatan dan umur panjang. Aminnnn... Dan semoga kami bisa menjadi orang tua yang baik dalam mendidik dan membesarkannya. Insya Allah.

جَزَاكَ اللهُ خَيْرًا، رَزَقَكَ اللهُ مِثْلَهُ، اَجْزَلَ اللهُ ثَوَابَكَ
Komentar Sahabat