Panggilan Abo' Untuk Anak Laki-Laki Suku Bolaang Mongondow



Anakku bernama lengkap Azkaraynar Wiranugrah, dengan nama panggilan yang disematkan ayahnya : Azka

Walaupun berdarah campuran suku Gorontalo dan Suku Bolaang Mongondow, tapi sejak kelahirannya dan keluar dari kamar operasi RS. Datoe Binangkang, semua keluargaku langsung menyapanya dengan panggilan : ABO'

Yang baru mendengar nama ini (termasuk suamiku lho...) sekilas pasti akan heran dan dalam benak akan bertanya-tanya.

Teman-teman kantor pun awalnya bertanya-tanya mengapa dipanggil Abo'. Bahkan aku sering mendengar orang-orang menyebut kalo namanya aneh gitu. Mungkin karena kami tinggalnya di Gorontalo, makanya terasa aneh dan jarang didengar nama ini didaerah sini, coba kalo hidup di Bolaang Mongondow.

Nah.. Mengapa disapa Abo'? Ini lho sejarahnya.. Panggilan Abo' dalam sejarah dan keadaan sosial budaya dimasa kerajaan Bolaang Mongondow zaman dahulu kala memiliki makna tertentu. (eits.. sumbernya dari tua-tua kampung).

Panggilan ini hanya berlaku untuk laki-laki dari keturunan Bangsawan. Sapaan Abo' semacam gelar untuk bangsawan laki-laki Bolaang Mongondow. Dan untuk bangsawan perempuan disapa dengan gelar Bua'.

Konon katanya dalam sejarah, strata sosial masyarakat Bolaang Mongondow tempo dulu didasarkan pada kasta yang ditentukan oleh faktor kelahiran/keturunan.

Wujud perbedaan sosial dalam masyarakat ini dilihat dari enam tingkatan strata yang ada pada saat itu, yakni golongan Mododatu yakni raja dan keturunannya, golongan Kohongian yaitu golongan keturunan raja yang tidak berhak menjadi raja, golongan Simpal yaitu pembantu raja.

Berikutnya golongan Nonow yaitu golongan penjaga keamanan, Tahig yang merupakan golongan pekerja dan terakhir, Yobuat adalah golongan bawah kaum budak yang juga sering disebut Ata.

Terlepas dari itu semua, kini sapaan Abo' dan Bua' begitu akrab di masyarakat suku Bolaang Mongondow, sehingga kelas dalam strata sosial masyarakat mongondow tempo dulu ini seakan hilang tak berbekas.

Semua kalangan tanpa batasan status sosial memanggil anak laki-laki kesayangannya dengan sapaan Abo' dan anak perempuan dengan nama Bua'.

Kapan hilangnya status sosial dalam masyarakat bolaang mongondow ini, sejarahnya aku gak tau pasti. Yang jelas asal muasalnya panggilan Abo' sejarahnya dari sini.

Asumsiku, mungkin sapaan Abo' di zaman sekarang lebih mengarah ke anak laki-laki kesayangan suku Bolaang Mongondow. Begitu kira-kira pemirsaahhh...

Ayahnya pun sekarang gak terlalu mempersoalkan hal ini, malah sudah terbiasa memanggilnya Abo'.

Harapanku hanya satu aja, walau jauh dirantau, jauh dari kampung halaman dan sanak saudara, Panggilan Abo' ini untuk selalu mengingatkan akan tanah leluhur, Bolaang Mongondow yang selalu tetap dihati. Cieeeee....

0 komentar:

Posting Komentar

Blogger Perempuan