Selamat Tahun Baru Diary, Ini Resolusi Kecilku di Tahun 2019

Tak terasa udah tahun 2019 ya? 12 tahun aku bersama diaryku, hmm.. cukup lama juga, walaupun semuanya gak terekam disini, namun diary ini sedikitnya menjadi penawar rindu pada masa-masa laluku.

Selama 12 tahun bersama Diary, ternyata kusadari tak banyak yang aku ketahui tentang blog selain menulis "acak-acakan", upload foto di blog lalu publish, kemudian blogwalking ke blog teman-teman.

Mengenai fitur dan segala "tetek bengek" di diary yang berplatform blogspot ini, sepenuhnya dibawah kendali dan kreatifitas suamiku tercinta. Tema pink blog ini, koding entah apalah namanya, maintenance, dan lain-lain sebagainya, suamiku yang berperan disini....


Ahhh.. jadi ngelantur.. katanya mau cerita resolusi, malah jadi cerita gono gini gak penting. Ok sip, kembali ke judul ya?

Bila ditanya orang mengenai harapanku di tahun 2019 ini, kayaknya aku masih bingung juga, dan pasti akan mengatakan tidak tahu, atau belum dipikirkan, atau belum terbayang...

Mengalir sajakah tanpa ada planning? Kalo teman-teman apa jawabannya? Jawaban tidak tahu, belum dipikirkan, belum terbayang, itu jawaban normatif. Tetapi menjadikan Anda orang yang selalu ragu dan tidak mempunyai terobosan untuk menjadi lebih baik.

Terkadang dipikiranku sering merasa harus mencambuk diri sendiri untuk bekerja lebih dari pencapaian tahun kemarin yang biasa-biasa saja. Misal, katakanlah aku seorang blogger, jadi aku harus pastikan lebih banyak menulis lagi agar semakin banyak kenangan yang tersimpan di diary ini dan siapa tahu dilirik oleh seorang sutradara dan akan dijadikan sebuah film, hihihi.. namanya juga resolusi. Ahh.. gak gitu juga kali ya?

Setiap orang selalu berharap lebih baik. Resolusi harus diingat sebagai pemicu semangat agar paling tidak ada yang mampu diwujudkan. Jika resolusi tidak pernah terwujud karena tidak ada aksi, tidak ada usaha keras untuk menggapainya namanya hanya berkhayal. Percuma buang - buang waktu untuk berkhayal kalau hanya merajut mimpi- mimpi tetapi tidak pernah bisa mewujudkannya. Resolusi harus dikejar untuk mendorong semangat agar tercapai target yang semula tercatat sebagai deretan harapan dan akhirnya bisa terlaksana karena ada aksi dan ada usaha keras untuk menggapainya. Iya gak?

Resolusiku di tahun 2019 cukup sederhana saja.

Yang pertama dan yang utama, akan menjadi ibu yang lebih baik lagi bagi anak-anakku dan istri yang lebih baik lagi bagi suamiku. Terkadang aku suka marah-marah gak jelas pada mereka hanya karena terlalu capek dengan rutinitas di kantor. Insya Allah bisa menjadi Ibu dan Istri yang lebih baik lagi, lebih sabar lagi.... Aaamiiinnn ya Robb.. Aku ingin jadi tipe ibu seperti ini bagi anak-anakku.



Resolusiku yang kedua, akan mengurangi aktifitas di Media Sosial, utamanya facebook dan akan lebih aktif lagi ngeblog. Nah ini yang paling sulit kayaknya. Hidup tanpa medsos bagaikan makan tanpa lauk, hehe..

Suamiku pernah berkata, daripada main facebook, instagram, twitter mending ngeblog saja biar bisa nambah penghasilan. Boleh main medsos, asalkan posting hal-hal yang bermanfaat, misal jualan online atau jadikan medsos sebagai tempat sharing postingan blog daripada membuat status-status gak penting.

Yang terakhir, jika tahun 2018 masih suka dan sering mengeluh dan sering alpa dalam beribadah, Insya Allah ditahun 2019 ini bisa lebih banyak mengucap syukur dan lebih rajin dalam beribadah. Terkadang aku berpikir, di 2018 kemarin bahkan di tahun-tahun sebelumnya, aku terlalu sering mengabaikan salat 5 waktu, karena kesibukan kantor :(

Segini aja tulisanku di awal 2019 ya? Resolusiku gak banyak-banyak. Cukup dengan 3 (tiga) resolusi ini, semoga 2019 akan lebih baik lagi buatku dan keluarga kecilku. Amin ya Rabb...

Resolusi teman-teman apa? Yuk sharing di komentar....







2 komentar:

  1. aktifitasku juga sekarang sibuk dengan blog, facebook dan instagram udah bener2 gak keurus sama sekali deh. bener sih kata suami kamu, blog lebih menghasilkan daripada sosmed. terkadang sosmed malahan membuat kita lupa akan segalanya. hahah

    www.okcheori.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe.. sosmed sisi negatifnya memang jadi lupa semuanya bila gak ada kontrol. Smoga kita makin semangat lagi ngeblog di 2019 ya?? Semangat!

      Hapus

Hai sobat diary... Terima kasih sudah berkunjung ke diaryku. Semoga tulisannya bermanfaat. Jangan lupa beri Komentar, bisa saran atau tanggapan dari tulisanku sebagai bahan evaluasi nanti. Sering-seringlah mampir ke Diaryku ya? Aku pasti akan melakukan kunjungan balik ke blog teman-teman dan menjalin persahabatan.

Salam
Naya

Komentar Sahabat